
Monday, September 15, 2014
Bahasa Binatang

Seorang pemuda memohon kepada Musa as.supaya beliau mau bermurah hati mengajarkan ilmu bahasa binatang kepadanya. Musa as., dengan kemurahan hatinya, menolak permohonan si pemuda. Kemurahan hati tidak selalu berarti memberikan segala yang orang lain minta, karena justru dengan tidak memberikan ilmu bahasa binatang itu, sesungguhnya Musa as. sedang menyelamatkan si pemuda dari bencana yang akan menimpanya. Tapi kemurahan hati Tuhannya Musa as. berbeda, sehingga setelah untuk ke sekian kalinya si pemuda memohon dengan sangat (bahasa...
Friday, September 12, 2014
Tuhan Punya Takdir, Manusia Punya Nuklir (2)

(Bagian Kedua dari Beberapa Tulisan)
Judul Tidak Serasi dengan Isi
Masih tentang informasi. Jika pada bagian pertama membahas blokade informasi, pada bagian kedua ini pembahasan bergeser ke bias informasi. Dalam blokade, porsi informasi dibatasi. Namun karena bumi ini luas, dan selalu saja ada orang-orang unik berjiwa pendobrak—meski sedikit sekali dibanding luasnya bumi—sehingga tidak rela dengan bahasa Inggris saja, upaya blokade itu akhirnya disadari kurang memadai sehingga diperlukan metode pendamping.
Contoh yang...
Sunday, September 7, 2014
Daun dan Bunga

Tanpa dasar, kami bertengkar. Bertengkar
tentang daun, tanpa menghiraukan akar. Kami bertengkar tentang jawaban yang
benar: mengapa daun yang ini kering sedang daun yang itu segar. Tanpa sadar,
kami berkelahi sampai sama-sama terkapar. Tak ada sesuatu pun yang bisa membuat
kami bangun dan kembali sadar. Tak juga gelegar halilintar.
Kami belum mati, tapi juga tidak bisa
disebut masih hidup. Darah memang tak
mengucur keluar, tapi membeku di dalam. Terdengar oleh kami sebuah salam, tapi
kebekuan menahan kami tetap diam. Tiba-tiba,...
Thursday, September 4, 2014
Tuhan Punya Takdir, Manusia Punya Nuklir (1)
(Bagian
Pertama dari Beberapa Tulisan)
Benar-benar
bukan tugas saya untuk menulis analisis terhadap konflik yang berlangsung di
sekitar Laut Hitam. Seorang aparat sipil sebuah negara besar namun kecil, jelas
jauh dari kepantasan untuk menimbang, misalnya, seorang Putin, seorang Obama, atau
seorang Poroshenko. Pengalaman menjadi korban fitnah, sebagaimana yang sedang
dirasakan Rusia, dan pengalaman menjadi pihak yang dibodohi sehingga menjadi
umpan, sebagaimana yang diperankan Ukraina, mau tidak mau, muncul menjadi
sebuah kepedulian dalam bentuk yang paling sederhana: tulisan. Dan persetan
dengan segala ketidakpantasan.
Problem
Bahasa...
Saturday, August 30, 2014
Islamic Travelogue: Catatan Perjalanan ke Selatan (1)
Published Under :
Terjemah

Dibuka dengan nama Allah, dimulai dari
Trinidad, secara khusus, Tur Dakwah Islam “Belahan Bumi Selatan” dilaksanakan
mulai Februari 2007 dan berakhir satu tahun kemudian pada Februari 2008.
Perjalanan ini membawa saya ke Venezuela dan Argentina (Amerika Selatan),
Botswana, Afrika Selatan, dan Zimbabwe (Afrika), Bangladesh, Pakistan, dan Sri
Lanka (Asia Selatan), hingga Malaysia, Indonesia, dan Singapura (Asia
Tenggara). Saya kadang-kadang mengunjungi satu negara sebanyak dua kali. Pada lain
waktu, karena “perang yang tidak adil terhadap Islam”, saya terpaksa
membatalkan kunjungan ke negara tertentu, Australia dan Selandia...
Subscribe to:
Posts (Atom)